Internasionalisasi Akademik, Kaprodi MPI STIT Al-Wafi Bogor Jadi Peserta dan Moderator Konferensi Internasional di IPIM
BOGOR – Ketua Program Studi (Kaprodi) Manajemen Pendidikan Islam (MPI) STIT Al-Wafi Bogor, Ust. Muhammad Bakri Rahimin, Lc., M.E., berpartisipasi sebagai peserta sekaligus moderator dalam konferensi internasional yang diselenggarakan oleh Institut Pendidikan Islam Magfirah (IPIM) pada 12–14 Oktober 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari Kongres Shaifi (Summer) Tahun 1448 H yang menghadirkan sejumlah ulama dan dai terkemuka dari dalam dan luar negeri.
Konferensi internasional ini menjadi forum ilmiah yang mempertemukan para ulama, dai, dan akademisi untuk membahas berbagai persoalan kontemporer umat Islam, khususnya dalam bidang akidah, fikih, serta metodologi memahami dan menerapkan nash-nash syariat dalam menghadapi dinamika kehidupan masyarakat.
Kegiatan tersebut terselenggara atas kerja sama Institut Pendidikan Islam Magfirah (IPIM) dengan Rabitat Ulama wa Du'at Junub Syarq Asia (Ikatan Ulama dan Dai Asia Tenggara). Kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya memperkuat tradisi keilmuan Islam, meningkatkan kompetensi para dai, serta membangun sinergi antarlembaga pendidikan dan keilmuan Islam di kawasan Asia Tenggara dan dunia internasional.
Menghadirkan Ulama dan Pakar dari Perguruan Tinggi Islam Internasional
Konferensi ini menghadirkan sejumlah ulama dan pakar yang memiliki kompetensi di bidang keilmuan Islam. Di antara narasumber yang hadir adalah Prof. Dr. Ahmad Al-Gunaiman, pakar akidah dari Universitas Islam Madinah, Arab Saudi.
Dalam pemaparannya, beliau membahas materi Dhawābiṭ fī Fahm al-Walā’ wa al-Barā’, wa Asyrāṭ al-Sā‘ah, wa Khaṣā’iṣ Ahl al-Sunnah wa al-Jamā‘ah. Materi tersebut menguraikan kaidah-kaidah dalam memahami konsep al-walā’ wa al-barā’, tanda-tanda kiamat, serta karakteristik Ahlussunnah wal Jamaah.
Pembahasan ini memberikan perspektif keilmuan mengenai pentingnya memahami persoalan akidah berdasarkan kaidah yang benar, merujuk pada penjelasan para ulama, serta menghindari pemahaman yang keliru terhadap prinsip-prinsip dasar ajaran Islam.
Selain itu, hadir Prof. Dr. Ali An-Nahari yang menyampaikan materi Fiqh Tanzīl an-Nuṣūṣ ‘alā al-Waqā’i‘ wa al-Aḥdāts wa at-Taḥżīr min Masālik at-Tasarru‘ wa Sū’ al-Fahm. Materi ini membahas metodologi menempatkan dan menerapkan nash-nash syariat sesuai dengan realitas, situasi, dan kondisi, sekaligus mengingatkan pentingnya menghindari sikap tergesa-gesa dan kesalahan dalam memahami serta menerapkan dalil.
Konferensi ini juga dihadiri oleh Syekh Prof. Dr. Isa Al-Masmaly, pakar akidah dari Universitas Ummul Qura, Makkah Al-Mukarramah, serta sejumlah ulama dan dai lainnya yang memiliki kompetensi di berbagai bidang keilmuan Islam.
Kehadiran para pakar tersebut menjadikan konferensi ini sebagai kesempatan berharga untuk memperdalam wawasan keislaman, bertukar gagasan, dan memperluas perspektif dalam menyikapi persoalan umat yang terus berkembang.
Memperkuat Kompetensi Dosen dan Wawasan Keilmuan Kontemporer
Keikutsertaan Ust. Muhammad Bakri Rahimin, Lc., M.E., sebagai Kaprodi MPI STIT Al-Wafi Bogor dalam konferensi internasional ini merupakan bagian dari upaya memperluas wawasan akademik dan meningkatkan kompetensi profesional dosen.
Sebagai pimpinan program studi sekaligus pengampu mata kuliah Akidah dan Adab, partisipasi dalam forum ilmiah tersebut menjadi kesempatan untuk memperkaya perspektif keilmuan, memperdalam pemahaman terhadap isu-isu kontemporer, serta menghubungkan kajian keislaman dengan kebutuhan pendidikan dan dakwah di tengah masyarakat.
Keterlibatan sebagai moderator juga mencerminkan partisipasi aktif dalam dinamika akademik internasional. Peran moderator tidak hanya menuntut kemampuan komunikasi dan pengelolaan diskusi, tetapi juga kemampuan menjembatani pertukaran gagasan serta menjaga diskusi ilmiah agar berlangsung secara terarah dan produktif.
Wawasan yang diperoleh dari pertemuan dengan para ulama dan akademisi diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pengembangan materi perkuliahan, penguatan budaya akademik, serta peningkatan kualitas pembelajaran di lingkungan STIT Al-Wafi Bogor.
Mendorong Internasionalisasi STIT Al-Wafi Bogor
Partisipasi dalam konferensi internasional ini juga menjadi momentum untuk memperkuat jejaring akademik STIT Al-Wafi Bogor dengan lembaga pendidikan Islam, ulama, dan komunitas keilmuan di tingkat nasional maupun internasional.
Kolaborasi antarlembaga pendidikan tinggi Islam memiliki peran strategis dalam membangun tradisi keilmuan yang kuat, memperluas pertukaran pengetahuan, serta mempersiapkan sumber daya manusia yang mampu merespons tantangan umat secara bijaksana dan bertanggung jawab.
Bagi Program Studi Manajemen Pendidikan Islam, pengalaman ini juga relevan dengan pengembangan kepemimpinan akademik, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta penguatan tata kelola pendidikan tinggi Islam yang terbuka terhadap perkembangan keilmuan global tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman.
Melalui partisipasi aktif dosen dan pimpinan program studi dalam forum internasional, STIT Al-Wafi Bogor terus berupaya memperkuat langkah internasionalisasi, meningkatkan kompetensi akademik, serta membangun kolaborasi yang berkelanjutan demi pengembangan pendidikan Islam dan kemaslahatan umat pada masa kini maupun masa mendatang.